Sugiyanto | Just another Esa Unggul Weblog site

Materi 1 Stat1

PERTEMUAN I

PENGERTIAN STATISTIK
Statistik pada dasarnya merupakan alat Bantu untuk memberi gambaran atas suatu kejadian
melalui bentuk yang sedrhana baik berupa angka maupun gambar (grafik). Berhadapan dengan
statistic artinya berhadapan dengan sekumpulan angka-angka. Dimana angka – angka yang ada
tidak hanya angkan yang dapat mengambarkan masa lalu saja tetapi dapat juga digunakan untuk
meramalkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang.
Berikut definisi statistic menurut beberapa ahli dalam bidang statistic :
1. Menurut Freund and William : Statistik adalah kumpulan data berupa angka
2. Menurut Noegroho Budijuwono : Statistik adalah keseluruhan metode pengumpulan data
dan analisa angka
3. Menurut Agus Irianto : Statistik adalah sekumpulan cara maupun aturan-aturan yang
berkaitan dengan pengumpulan, pengolahan, analisa, penarikan kesimpulan atas data-data
yang berbentuk angka dengan menggunakan asumsi – asumsi tertentu

Materi 2 Stat1

PERTEMUAN 2

DISTRIBUSI FREKUENSI
Distribusi frekuensi adalah suatu table yang mendistribusikan banyaknya kejadian (cases) ke
dalam kelompok-kelompok yang berbeda.
JENIS DISTRIBUSI FREKUENSI :
1. Ditinjau dari nyata tidaknya frekuensi
a. Distribusi frekuensi absolute
Yaitu suatu bilangan yang menyatakaan banyaknya data pada suatu kelompok
tertentu.
b. Distribusi frekuensi relative
Yaitu suatu kelompok data dinyatakan dalam bentuk persentase pada suatu
kelompok tertentu.

Materi 3 Stat1

Pertemuan 3

RATA-RATA HITUNG (ARITMETHIC MEAN)
Rata-rata meruakan hasil bagi dari sejumlah nilai dengan banyaknya responden
atau sample. Perhitungan mean merupakan perhitungan yang sederhan, karena
hanya membutuhkan jumlah nilai dan jumlah responden (n). Jika sebaran nilai
berdistribusi normal, maka rata-rata nilai meruoakan nilai tengah dari distribusi
frekuensi nilai tersebut.
Rata-rata dalam suatu rangkaian data adalah jumlah seluruh data dibagi dengan seluruh
kejadian.

Materi 4 Stat1

Pertemuan 4

MACAM UKURAN LETAK
KUARTIL
Kuartil adalah ukuran letak yang membagi suatu distribusi menjadi 4 bagian yang sama.
Cara perhitungan Kuartil :

  • Untuk data yang tidak dikelompokkan
  • Susun data diurutkan dari yang memiliki nilai terkecil
  • Cari letak kuartil, dengan rumus :

Materi 7 Stat1

Pertemuan 7

Pengertian Distribusi Descrete
Diistrribusi Descrete dikenal juga sebagai sebutan distribusi teoritis. Distribusi teoritis
terbentuk dari random variable, yaitu nilai yang ditentukan dari sebuah event atau
peristiwa. Contohnya adalah apabila sebuah mata uang dilempar sebanyak satu kali maka
probabilita keluar angka adalah 0.5 dan probabilita keluar gambar adalah 0.5. jika
percobaan dilakukan sebanyak 100 kali maka frekuensi teoritis keluar angka adalah 50
sedangkan frekuensi teoritis keluar gambar adalah 50 (0.5 x 100).

Materi 8 Stat1

Pertemuan 8

Distribusi Binomial
Distribusi Binomial adalah probabilita dari event yang memiliki dua kemungkinan hasil.
Asumsi dari distribusi binomial adalah :
 Probabilita peristiwa sukses dirumuskan pada sebuah bilangan yang tetap
 Terdapat dua peristiwa yang mungkin akan terjadi
 Masing – masing peristiwa merupakan kejadian yang independent
 Probabilta dari setiap peristiwa adalah tetap dari percobaan yang berulang-ulang

Materi 10 Stat1

Pertemuan 10

Z Skor
Dari keterangan pada bab diatas maka dapat disimpulkan mengenai Z skor :
1. Z skor merupakan penyederhanaan skor yang diperoleh dari hasi bagi selisih skor
dengan rata-ratanya dengan simpngan bakunya
2. Z skor terdiri dari dua bagian yaitu tanda negative dan positif serta bilangan numeric
3. Z skor dapaat membantu peneliti dalam melakukan analisa statistik parametric dan non
parametrik.
4. Z skor dapat digunakan untuk melakukan perbandingan dua buah distribusi atau lebih,
karene transformasi Z skor merupakan standarisasi, yaitu membuat ata-rta distribusi
menjadi nol, dengan simpangan baku 1.
5. Z skor juga bermanfaat untuk komparasi suatu distribusi yang diperoleh dari
pengembangan terse baru dengan tes yang sudah baku.